Building Information Modeling dengan SketchUp

Penggunaan SketchUp untuk Building Information Modeling atau BIM mulai ramai. Pengguna SketchUp apalagi Indonesia yang rata-rata menggunakannya untuk modeling 3D saja. BIM SketchUp disini adalah versi 5D dimana Anda bisa mengetahui estimasi biaya. Ya, Building Information Modeling dari 3D Model, 2D Gambar Kerja, dan Estimasi Biaya. Tidak hanya itu saja, kami akan mengulas detail hingga penerapan visualisasinya.

Building Information Modeling

BIM atau Building Information Modeling mulai banyak di gunakan oleh pengguna SketchUp. Wahyues GROUP sendiri mengembangkan penggunaannya sampai BIM 5D. Walaupun level BIM sendiri hingga tulisan ini dibuat sudah mencapai versi BIM 8D. Namun pengembangan BIM 5D Wahyues GROUP sudah cukup membantu pengguna dasar.

1 .BIM 3D

BIM 3D sebenarnya adalah model 3 dimensi yang umum di buat pada SketchUp. Hanya saja untuk BIM 3D sendiri lebih komplek dan detail. Contoh sederhananya adalah bila Anda memodelkan Sloof Beton. Anda juga akan melihat didalam sloof terdapat besi tulangannya. Jadi pemodelan BIM 3D disini sangatlah detail dengan efek cukup baik nantinya.

Contoh besarnya adalah pada bangunan rumah tinggal. Dimana BIM 3D bisa di terapkan dengan cukup baik. Di dalam sebuah bangunan terdapat Pintu, Jendela, Alamari, Kursi dan lainnya. Semua di modelkan secara 3D dan bisa mengarah ke dimensi lainnya semisal BIM 5D. Beberapa software sudah mengembangkan hal ini. Untuk seri SketchUp sendiri, Wahyues GROUP mengembangkan ke BIM 5D.

2. BIM 5D

Bila Anda seorang estimator, BIM 5D ini sangat cocok dan membantu. Semua model 3D yang Anda terima bisa dihitung biayanya langsung. Ya, menggunakan SketchUp tentunya untuk bisa mengetahui anggaran biaya. Mungkin Anda biasa menghitung dalam bentuk 2D dari gambar kerja. Namun dengan BIM 5D Anda sudah bisa menghitung keseluruhan model 3D.

Tentu ini akan sangat efisien dari sisi waktu pekerjaan. Anda sudah bisa langsung mengetahui berapa anggaran untuk model Anda. Bahkan bila Anda mengganti bentuknya pun akan langsung mendapatkan anggarannya. Dengan demikian Anda dapat dengan mudah melakukan presentasi ke klien Anda.

Kelebihan BIM 5D adalah semua model memiliki harga dan volume yang cukup akurat. Termasuk dalam hal pembesian pada konstruksi bangunan. Anda bisa mengetahui kebutuhan besi baik harga ataupun satuan kg.

Kesimpulan

Jika Anda menyukai artikel ini, silakan subscribe Channel YouTube kami untuk tutorial video SketchUp. Anda juga dapat menemukan kami di Twitter dan Facebook.

5 2 votes
Peringkat Artikel
Subscribe
Beri tahu
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments